7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib

Artikel ini berisi tentang 7 perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib.

Adalah suatu sukacita bagi setiap perempuan yang sudah menikah ketika melahirkan seorang anak. Namun faktanya, banyak perempuan yang tidak bisa mempunyai seorang anak, tak terkecuali di antara orang percaya.

Pada zaman Alkitab pun banyak perempuan yang tidak mempunyai anak atau disebut sebagai perempuan mandul, termasuk di antara orang-orang saleh dan takut Tuhan.

Baca juga: 10 Wanita Paling Cantik Di Alkitab

Di Alkitab kemandulan sering dianggap sebagai sebuah aib, bahkan sebagai hukuman Tuhan atas dosa seseorang. Selain itu, ketiadaan anak juga akan membuat sebuah keluarga kurang dihormati pada masa itu.

Di sisi lain, mereka yang tidak punya anak akan merasa dirinya rendah karena mereka tidak akan punya keturunan dan silsilah mereka akan terputus selamanya. Itulah sebabnya ketiadaan anak merupakan sebuah tekanan tersendiri bagi orang-orang saleh di Alkitab.

Baca juga: 10 Mujizat Yesus Terbesar Sepanjang Masa

Tentu pandangan seperti ini adalah salah. Perempuan yang tidak punya anak dengan perempuan yang punya anak sama saja di hadapan Tuhan. Malahan perempuan yang tidak punya anak namun takut akan Tuhan, lebih terberkati daripada perempuan yang punya anak tapi tidak takut akan Dia (Lukas 23:28-30).

Nah, artikel kali ini akan membahas 7 perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib.

Mereka adalah para perempuan saleh di Alkitab yang awalnya tidak mempunyai anak karena mandul, tetapi kemudian dapat melahirkan anak secara ajaib, lewat mujizat Tuhan. Bahkan di antara mereka ada yang melahirkan di usia tua dan sudah menopause. Hal ini merupakan bukti kasih dan kuasa Tuhan bagi mereka.

Siapa sajakah 7 perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib? Berikut pembahasannya.

 

1. Sara

Perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib yang pertama adalah Sara.

Sara adalah istri Abraham, nenek moyang bangsa Israel.

Allah memanggil Abraham untuk mengadakan perjanjian denganNya. Tuhan berjanji kepada Abraham bahwa ia akan diberiNya anak dan banyaknya keturunannya akan menjadi seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut.

Waktu itu Abraham berusia 75 tahun tetapi belum mempunyai anak, sedangkan Sara, istrinya,  seorang perempuan yang mandul dan sudah berusia 65 tahun, sudah mati haid.

”Sarai itu mandul, tidak mempunyai anak.” (Kejadian 11:30).

Janji Tuhan untuk memberikan Abraham dan Sara keturunan tidak terwujud dalam waktu yang singkat.  Karena itu mereka akhirnya menyerah. Mereka menempuh jalan pintas untuk memperoleh seorang anak.

Sara menyuruh suaminya untuk menghampiri gundiknya, Hagar, agar ia melahirkan seorang anak bagi Sara. Hal ini dituruti Abraham sehingga Hagar mengandung dan melahirkan Ismael.

Namun, kendati Sara dan Abraham tidak taat dan tidak sabar dalam menantikan janji Tuhan, Ia tetap setia pada janjiNya kepada Abraham dan Sara. Sara akhirnya melahirkan di usianya yang ke-90 tahun dan di usia Abraham yang ke-100 tahun! Mereka menamai anaknya Ishak (Kejadian 21:1-3).

Abraham dan Sara harus menanti kelahiran Ishak selama 25 tahun!

 

2. Ribka

Perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib lainnya adalah Ribka.

Ribka adalah istri Ishak, anak Sara. Jadi Ribka adalah menantu Sara.

Di masa tuanya, Abraham mengutus seorang hambanya ke Aram-Mesopotamia, kepada sanak keluarganya, untuk mencarikan anaknya, Ishak, seorang istri. Ia pun pergi dan bertemu dengan Ribka, seorang yang sangat cantik.

Keluarga Ribka dan Ribka sendiri setuju untuk dijadikan istri Ishak. Dan Ribka dibawa oleh hamba Abraham ke Tanah Kanaan untuk dinikahkan dengan anak tuannya, Ishak.

Setelah Ishak menikahi Ribka, beberapa lama mereka tidak mempunyai anak, karena Ribka mandul.

”Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN mengabulkan doanya, sehingga Ribka, isterinya itu, mengandung.” (Kejadian 25:21)

Setelah Ribka mengandung, ia pun melahirkan anak kembar, Yakub dan Esau (Kejadian 25:24-26).

Alkitab berkata bahwa Ishak menikah pada usia 40 tahun (Kejadian 25:20), dan ketika anaknya lahir, ia sudah berumur 60 tahun (Kejadian 25:26). Hal ini berarti bahwa Ishak bersama istrinya menunggu kelahiran seorang anak selama 20 tahun!

 

3. Rahel

Perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib selanjutnya adalah Rahel.

Rahel adalah istri yang paling dikasihi oleh Yakub, anak Ishak dan Ribka. Yakub rela bekerja selama 14 tahun untuk Laban, ayah Rahel, demi mendapatkan Rahel. Sekalipun Yakub juga memperistri Lea, kakak Rahel, Yakub lebih mencintai Rahel daripada Lea.

Namun, Rahel adalah seorang perempuan yang mandul.

”Ketika TUHAN melihat, bahwa Lea tidak dicintai, dibuka-Nyalah kandungannya, tetapi Rahel mandul. (Kejadian 29:31)

Ketika dilihat Rahel, bahwa ia tidak dapat melahirkan anak, ia sangat frustrasi, sehingga ia menuntut Yakub untuk memberinya anak, jika tidak ia lebih baik mati! Tetapi hal ini justru membuat Yakub marah kepadanya (Kejadian 30:1-2)

Rahel juga berusaha dengan segala cara agar bisa melahirkan anak. Salah satunya adalah ketika Ruben, anak Lea, mendapat buah dudaim di ladang, Rahel memintanya dan “menukar” Yakub untuk tidur dengan Lea demi buah dudaim tersebut, yang pada masa itu dianggap dapat menambah kesuburan wanita (Kejadian 30:14-15).

Namun hasilnya nihil. Rahel tidak hamil. Memang, Tuhan mengijinkan Rahel mandul agar ia tahu bahwa hanya oleh kuasa mujizat Tuhanlah ia dapat melahirkan anak.

Maka Rahel pun berdoa kepada Tuhan dan Ia mendengar doanya sehingga ia mengandung dan melahirkan seorang anak, Yusuf (Kejadian 30:22-23).

 

4. Istri Manoah

Perempuan mandul di Alkitab yang melahirkan secara ajaib lainnya adalah istri Manoah, ayah Simson.

Manoah adalah seorang laki-laki dari suku Dan. Manoah dan istrinya adalah orang-orang yang saleh, namun belum mempunyai keturunan. Sebab istri Manoah, yang tidak disebut namanya, adalah seorang perempuan yang mandul.

”Pada waktu itu ada seorang dari Zora, dari keturunan orang Dan, namanya Manoah; isterinya mandul, tidak beranak. (Hakim-hakim 13:2)

Maka Tuhan sendiri mengunjungi istri Manoah dalam wujud malaikat. Tuhan berkata bahwa istri Manoah akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan melalui anak tersebut Tuhan akan melakukan penyelamatan atas umat Israel dari bangsa Filistin.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!