Loading...
Loading...

7 Perempuan Paling Jahat Di Alkitab

Artikel ini membahas tentang 7 perempuan paling jahat di Alkitab.

Alkitab mencatat banyak perempuan yang jahat, sebagaimana halnya dengan para perempuan yang baik.

Mereka terdiri dari para perempuan jahat di Perjanjian Lama maupun para perempuan jahat di Perjanjian Baru.

Para perempuan jahat ini melakukan dosa atau kejahatan besar di hadapan Tuhan, seperti penyembahan berhala, pembunuhan, kebohongan, dan perzinahan.

Baca juga: 10 Wanita Paling Cantik Di Alkitab

Dari sekian banyak perempuan yang jahat tersebut, di sini dicantumkan tujuh di antaranya.

Ketujuh perempuan jahat ini dianggap sebagai perempuan paling jahat di Alkitab.

Baca juga: 10 Wanita Bijak Di Alkitab Dan Kisah Mereka

Mereka disebut sebagai perempuan-perempuan paling jahat di Alkitab sebab Alkitab mencatat tentang kejahatan mereka yang mencolok yang melebihi kejahatan perempuan-perempuan lainnya di Alkitab.

Ketujuh perempuan paling jahat di Alkitab ini terdiri dari berbagai latar belakang, status sosial, dan profesi, baik yang percaya kepada Tuhan maupun yang tidak percaya kepadaNya.

Baca juga: 10 Tokoh Alkitab Perempuan Yang Menginspirasi

Tetapi sebagian besar dari mereka adalah para perempuan yang berpengaruh di Alkitab.

Tentu kejahatan adalah dosa yang harus kita hindari.

Baca juga: 7 Perempuan Mandul Di Alkitab Yang Melahirkan Secara Ajaib

Dicatatnya kisah perempuan-perempuan paling jahat di Alkitab ini justru sebagai peringatan bagi kita agar tidak mengikuti perbuatan mereka tersebut.

Lalu, siapa sajakah 7 perempuan paling jahat di Alkitab?

Berikut pembahasannya.

 

1. Izebel

Perempuan paling jahat di Alkitab, yang pertama adalah Izebel.

Izebel adalah istri Ahab, raja Israel. Dan kejahatannya sama dengan kejahatan Ahab, suaminya.

Bahkan dialah yang mempengaruhi Ahab untuk menyembah berhala dan meninggalkan Tuhan, sehingga menjerumuskan seluruh bangsa Israel pada penyembahan berhala.

Memang Izebel bukan perempuan Israel yang menyembah Tuhan, melainkan perempuan Sidon penyembah dewa baal. (Baca: 10 Tokoh Alkitab Paling Jahat Di Perjanjian Lama)

Ketika nabi Elia melakukan reformasi agama di Israel dengan mengajak bangsa Israel meninggalkan dewa-dewa baal dan kembali kepada Tuhan, maka Izebel sangat murka.

Apalagi nabi Elia juga membunuh 450 nabi baal, yang merupakan nabi-nabi dewanya Izebel.

Elia diancam dibunuh oleh Izebel sehingga Elia  terpaksa melarikan diri ke gunung Horeb (1 Raja-raja 19).

Izebel juga dalam banyak hal menjadi “aktor utama” di balik berbagai kejahatan di Israel, seperti dalam kasus kematian Nabot.

Akibatnya, Tuhan menubuatkan pemunahan keluarga Ahab dan Izebel, serta cara mati Izebel yang sangat hina.

Izebel tewas dijatuhkan dari istananya dan darahnya memercik ke dinding. Potongan-potongan tubuhnya dimakan anjing sehingga dikuburkan tanpa utuh (2 Raja-raja 9).

Kejahatan Izebel sudah “melegenda”, sehingga pada zaman Perjanjian Baru pun namanya masih diingat sebagai simbol perempuan jahat (lihat poin 3 di bawah).

 

2. Atalia

Atalia adalah anak perempuan Ahab dan Izebel (poin 1 di atas). Karena itu, seperti kedua orang tuanya, Atalia adalah penyembah dewa baal dan sangat jahat.

Atalia menikah dengan Yoram, raja Yehuda, sehingga Atalia juga membawa penyembahan dewa baal ke Yehuda.

Hal ini mengakibatkan rakyat Yehuda (Israel Selatan) juga terjerumus pada penyembahan terhadap baal, seperti halnya dengan rakyat Israel Utara.

Suami Atalia sendiri pun, raja Yoram,  adalah salah satu raja Yehuda yang jahat, yang membunuh semua saudaranya ketika ia naik tahta.

Padahal, ayah Yoram, Yosafat, adalah seorang raja yang saleh.

Namun kejahatan Yoram semakin bertambah dengan kehadiran Atalia sebagai ratu.

Ketika suami dan anaknya, Ahazia, yang saat itu menjadi raja Yehuda telah mati, maka Atalia unjuk gigi. Dia ingin mempertahankan penyembahan dewa baal di seluruh Yehuda.

Karena itu dia membunuh semua keluarga kerajaan (yang merupakan sanak saudaranya sendiri), hanya Yoas yang masih muda yang luput dan kelak menjadi raja Yehuda.

Selama 2 tahun Atalia secara de facto menjadi raja Yehuda, walau hal ini secara sepihak sehingga tidak tercatat secara resmi dalam daftar raja-raja Yehuda.

Selama kurun waktu itu ia secara leluasa menyebarkan penyembahan baal di Yehuda.

Tetapi ketika Yoas diangkat sebagai raja Yehuda maka Atalia pun tewas dibunuh seperti halnya ibunya, Izebel (2 Raja-raja 11).

 

3. Wanita Izebel

Di jemaat Tiatira terdapat seorang perempuan penyembah berhala yang menyesatkan jemaat Tuhan.

Nama perempuan ini tidak disebut, tetapi karena perbuatannya mirip dengan perbuatan Izebel di Perjanjian Lama (poin 1 di atas), maka ia disebut sebagai “wanita Izebel”.

Seperti telah disebut di atas, Izebel mendirikan penyembahan kepada dewa Baal di Israel. Hal ini mengakibatkan Ahab, suaminya, serta umat Israel, meninggalkan Tuhan.

Jadi “roh Izebel” inilah yang menghinggapi perempuan di Tiatira itu sehingga ia disebut sebagai “wanita Izebel”.

Perempuan ini juga menyebut dirinya sebagai nabiah atau nabi perempuan. Jadi ia adalah nabiah palsu, sebab bukan Tuhan yang menunjuknya sebagai nabiah.

Tuhan Yesus berkata bahwa wanita Izebel ini telah diperingatkanNya (mungkin melalui rasul Yohanes atau para pemimpin Kristen lainnya), tetapi ia tidak mau bertobat. Karena itu Tuhan Yesus akan menghukumnya dengan penyakit.

Tuhan Yesus juga mengatakan bahwa orang-orang Kristen dan anak-anak mereka yang terlibat dalam penyembahan berhala wanita Izebel ini akan dihukumNya, jika mereka bersikeras tidak mau bertobat (Wahyu 2:20-23).

Jelas kejahatan wanita Izebel ini begitu membahayakan gereja Tuhan sehingga layaklah jika ia disebut sebagai salah satu dari  10 Tokoh Alkitab Paling Jahat Di Perjanjian Baru

 

4. Herodias

Herodias adalah istri Filipus, saudara Herodes Antipas, raja Galilea.

Lalu raja Herodes mengambil Herodias menjadi istrinya.

Karena itu Yohanes Pembaptis menegur raja Herodes. Hal ini membuat raja Herodes tersinggung dan marah sehingga ia memenjarakan Yohanes Pembaptis.

Tetapi yang paling tersinggung dengan teguran Yohanes adalah istri Herodes, Herodias. Ia menjadi dendam kepada Yohanes Pembaptis dan berusaha untuk membunuhnya.

Kesempatan baik bagi Herodias untuk menuntaskan dendamnya kepada Yohanes Pembaptis akhirnya tiba juga. Hal ini terjadi pada waktu Herodes merayakan hari ulang tahunnya dengan para pembesarnya.

Ketika itu putri Herodias menari-nari dan menyenangkan hati Herodes beserta tamu-tamunya.

Herodes menawarkan sebuah hadiah kepada putri Herodias, apa saja yang diinginkannya maka Herodes bersumpah akan memberikannya, bahkan sekalipun setengah dari kerajaannya! (mungkin Herodes sedang dalam pengaruh anggur).

Ketika putri Herodias bertanya kepada ibunya (Herodias) apa yang harus dimintanya kepada Herodes, maka Herodias menjawab: kepala Yohanes Pembaptis dalam sebuah talam!

Herodes memerintahkan seorang pengawalnya untuk memenggal kepala Yohanes Pembaptis di dalam penjara!

Lalu pengawal itu menaruh kepala Yohanes di atas sebuah talam dan memberikannya kepada putri Herodias. Dan putri Herodias memberikan kepala Yohanes Pembaptis itu kepada ibunya. (Baca: 7 Martir Terkenal Di Alkitab).

Dendam Herodias kepada Yohanes Pembaptis pun akhirnya terbalaskan (Markus 6:14-29).

Loading...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!