7 Perkataan Akulah Dalam Injil Yohanes

 

5. Akulah Kebangkitan Dan Hidup

Perkataan Akulah dalam Injil Yohanes/Ego Eimi, yang kelima adalah: Akulah Kebangkitan dan Hidup.

“Jawab Yesus: Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati.”

(Yohanes 11:25).

Perkataan Tuhan Yesus ini disampaikanNya kepada Marta, salah satu muridNya.

Saat itu, Lazarus, saudara Marta, meninggal dunia.

Karena itu Tuhan Yesus dan murid-muridNya datang menjenguk Marta dan saudaranya, Maria.

Tuhan Yesus berkata kepada Marta bahwa Lazarus akan bangkit.

Marta menjawab bahwa memang Lazarus akan bangkit pada akhir zaman.

Tetapi Tuhan Yesus berkata bahwa Lazarus akan bangkit saat itu juga, bukan nanti pada akhir zaman.

Sebab Dialah Kebangkitan dan Hidup.

Dan benar, Lazarus pun Tuhan Yesus bangkitkan dari kematian dan hidup kembali.

Kebangkitan Lazarus hanyalah contoh dari kebangkitan setiap orang yang percaya kepadaNya pada akhir zaman.

Sekalipun kita telah mati secara fisik, kita akan dihidupkan Tuhan Yesus kembali, jika kita percaya kepadaNya.

 

6. Akulah Jalan Dan Kebenaran Dan Hidup

Perkataan Akulah dalam Injil Yohanes/Ego Eimi, yang keenam adalah: Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup.

“Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.”

(Yohanes 14:6).

Perkataan ini disampaikan Tuhan Yesus kepada Tomas dan murid-muridNya yang lain.

Saat itu Tuhan Yesus berkata bahwa Ia akan kembali ke rumah Bapa untuk menyiapkan tempat bagi murid-muridNya dan akan datang kembali untuk menjemput mereka.

Tomas, salah satu muridNya, berkata bahwa mereka tidak tahu ke mana Tuhan Yesus pergi sehingga mereka tidak tahu jalan ke situ.

Maka Tuhan Yesus menjawab bahwa Dialah Jalan (satu-satunya), Kebenaran, dan Hidup.

Dialah satu-satunya Jalan (Inggris: The Way) menuju Bapa di surga.

Dengan jalan lain, tanpa melalui Dia, tidak ada seorang pun manusia yang bisa sampai kepada Bapa/masuk surga.

Dia juga Kebenaran, hanya melaluiNya manusia bisa dibenarkan oleh Allah.

Dan Dia adalah Hidup, yang melaluinya kita beroleh hidup yang bermakna, di dunia ini dan di dunia yang akan datang (hidup kekal).

 

7. Akulah Pokok Anggur Yang Benar

Perkataan Akulah dalam Injil Yohanes/Ego Eimi, yang ketujuh atau terakhir adalah: Akulah Pokok Anggur Yang Benar.

“Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.”

(Yohanes 15:1, 5).

Pokok anggur atau pohon anggur bukanlah suatu hal yang asing bagi orang Yahudi. Sebab anggur adalah minuman pokok mereka.

Tetapi yang terpenting lagi adalah karena orang Israel/Yahudi dianalogikan sebagai pokok anggur (Yesaya 5:1-7; Yeremia 2:21; Yehezkiel 15:1-8).

Bangsa Israel adalah pokok anggur pilihan. Tetapi mereka gagal menjadi pokok anggur yang benar.

Sebab mereka tidak hidup seturut kehendak Allah, malahan memberontak kepadaNya.

Dalam rangka itulah Tuhan Yesus berkata bahwa Dia adalah pokok anggur yang benar, bukan orang Israel yang telah gagal menghasilkan buah yang manis, sebagai umat pilihan Allah.

Tetapi bukan hanya itu, kita adalah carang-carangnya/ranting-rantingnya.

Dan hanya di dalam Dia kita bisa berbuah lebat (hidup yang bermakna dan diberkati), di luar Dia kita tidak bisa berbuat apa-apa.

Seperti ranting-ranting pokok anggur (bahkan ranting-ranting semua pohon), yang tak mungkin hidup dan berbuah jika terlepas dari pokok pohonnya.

 

Itulah 7 perkataan Akulah/Ego Eimi dalam Injil Yohanes yang diucapkan Tuhan Yesus, serta maknanya.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!