7 Perkataan Yesus Yang Sering Dipakai Untuk Menolak KeilahianNya

 

5. Yesus Menolak Disebut Orang Baik

Perkataan Yesus yang sering dipakai untuk menolak keilahianNya, yang kelima adalah bahwa Yesus menolak disebut baik.

“Jawab Yesus: Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorang pun yang baik selain dari pada Allah saja.” (Markus 10:18)

Maksudnya adalah, jika Yesus sendiri menolak diriNya baik, dan menunjuk pada Bapa sebagai satu-satunya yang baik, maka Dia bukanlah Tuhan, yang ilahi.

Tetapi maksud perkataan Tuhan Yesus ini adalah agar orang yang menyebutnya sebagai orang baik itu (baca ayat sebelumnya) mengerti benar apa yang diucapkannya.

Tampaknya perkataan orang tersebut hanya basa-basi saja, tanpa ketulusan, hanya ingin menyanjung Yesus.

Dan Yesus di sini memberikan penghormatan  hanya kepada BapaNya.

Yang jelas, Yesus juga orang baik, yang selalu baik bagi murid-muridNya dan bagi semua orang, termasuk musuhNya (Lukas 23:34).

Ia punya kualifikasi moral yang sama dengan BapaNya, dan layak dihormati seperti halnya Bapa (Yohanes).

 

6. Yesus Hanyalah Jalan Menuju Bapa

Perkataan Yesus yang sering dipakai untuk menolak keilahianNya, yang keenam adalah bahwa Yesus hanyalah Jalan menuju Allah.

“Kata Yesus kepadanya: Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku.” (Yohanes 14:6).

Maksudnya adalah, jika Yesus hanyalah jalan menuju Bapa, maka Dia bukanlah Tuhan, yang ilahi, tetapi hanya penghubung manusia kepada Allah.

Tetapi jalan di sini janganlah dianggap rendah, jangan di-degradasi menjadi semacam penghubung/perantara saja.

Justru hanya Yesus yang memenuhi syarat di antara manusia yang layak sebagai jalan manusia kepada Allah.

Karena semua manusia telah jatuh ke dalam dosa dan manusia perlu ditolong oleh Pribadi yang tidak turut jatuh ke dalam dosa. Itulah Yesus.

Dialah satu-satunya jalan menuju Bapa, hanya Dia.

 

7. Yesus Tidak Tahu Kapan Akhir Zaman Tiba

Perkataan Yesus yang sering dipakai untuk menolak keilahianNya, yang ketujuh/terakhir adalah bahwa Yesus tidak tahu kapan akhir zaman tiba.

“Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri.” (Matius 24:36).

Maksudnya adalah, jika Yesus tidak tahu bilamana akhir zaman akan tiba, maka Dia bukanlah Tuhan, yang ilahi.

Namun demikian, maksud Tuhan Yesus dengan tidak tahu di sini bukanlah ketidak-tahuan secara intelektual.

Melainkan ketidak-tahuan dalam arti bahwa Yesus menghormati penuh otoritas Bapa akan akhir zaman.

Yesus menyerahkan seluruhnya, menyangkut akhir zaman, kepada BapaNya.

Kepada murid-muridNya Yesus berulangkali mengatakan bahwa Ia akan datang kembali secara tiba-tiba untuk menghakimi dunia (misalnya, Matius 24:37-44).

Tentu hal itu hanya mungkin jika Ia sendiri tahu percis kapan akhir zaman tiba, hanya saja Ia menyerahkannya kepada otoritas BapaNya.

 

Itulah 7 perkataan Yesus yang sering dipakai secara salah untuk menolak keilahianNya serta makna sebenarnya dari perkataan-perkataan Yesus tersebut.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!