7 Tokoh Alkitab Yang Bangkit Dari Kegagalan Dan Keterpurukan

5. Empat Orang Kusta

Tokoh Alkitab yang bangkit dari kegagalan dan keterpurukan, yang kelima adalah empat orang kusta.

Empat orang kusta ini berada di luar gerbang kota Samaria, ibu kota Israel Utara (orang kusta tinggal terpisah dari orang yang sehat).

Saat itu Samaria dikepung bangsa Aram dan menjarahinya sehingga terjadi kelaparan yang hebat.

Tetapi yang tidak diketahui oleh orang Israel saat itu, dan keempat orang kusta ini, adalah bahwa Tuhan telah berperang melawan bangsa Aram.

Orang Aram telah lari terburu-buru meninggalkan harta jarahan mereka.

Keempat orang kusta ini berpikir bahwa jika mereka tetap duduk duduk di luar gerbang, mereka akan kelaparan dan mati.

Dan jika pun mereka nekat ke kota, mereka tetap kelaparan dan mati.

Jadi mereka memutuskan untuk pergi ke perkemahan orang Aram. Mereka bertekad keluar dari keterpurukan mereka akibat kelaparan yang hebat di Israel

Memang mereka juga sadar bahwa mereka bisa saja ditangkap dan dibunuh oleh orang Aram (mereka belum tahu orang Aram telah melarikan diri meninggalkan jarahan mereka).

Tetapi ada kemungkinan juga mereka bisa mendapat sedikit dari jarahan orang Aram tersebut sehingga mereka tetap bisa hidup.

Dan keputusan keempat orang kusta ini sangat tepat. Sebab Tuhan telah membuat orang Aram lari terbirit-birit meninggalkan harta jarahan mereka!

Keempat orang kusta inilah yang memberitahu ke istana raja bahwa perkemahan orang Aram  telah ditinggalkan dan banyak jarahan di dalamnya.

Sehingga seluruh kota dapat makan dan terhindar dari kelaparan (2 Raja-raja 7:3-16).

 

6. Perempuan Yang 12 Tahun Pendarahan 

Tokoh Alkitab yang bangkit dari kegagalan dan keterpurukan, yang keenam adalah perempuan yang telah sakit pendarahan selama 12 tahun.

Tidak disebutkan siapa nama perempuan ini. Tetapi dikatakan bahwa ia telah berobat ke mana-mana dan menghabiskan banyak uangnya, tetapi ia tak kunjung sembuh.

Ini adalah sebuah penderitaan yang berat. Bukan hanya fisiknya, mentalnya pun jadi menderita karena usahanya untuk memperoleh kesembuhan selalu gagal.

Perempuan ini adalah orang yang gagal dan terpuruk.

Tetapi perempuan itu mencoba untuk datang kepada Tuhan Yesus yang saat itu sedang populer di mata rakyat.

Mungkin ia sudah mendengar bahwa Yesus adalah tabib yang ajaib yang telah menyembuhkan banyak orang yang sakit.

Ketika itu Tuhan Yesus sedang dalam perjalanan ke rumah Yairus, seorang kepala rumah ibadat/Sinagoge Yahudi.

Tuhan Yesus baru saja dipanggil oleh Yairus untuk menyembuhkan anak perempuannya yang sedang sakit keras. Dan orang banyak berbondong-bondong mengikutiNya.

Perempuan itu pun memberanikan diri “menghalangi” langkah Tuhan Yesus menuju rumah Yairus.

Ia berusaha menyentuh jubahNya, sebab pikirnya, “Asal kujamah saja jubahNya, aku akan sembuh.”

Dan benar, jadilah sesuai imannya. Pada saat itu juga penyakit perempuan itu sembuh, pendarahannya berhenti!

Tuhan Yesus, yang merasakan ada kuasa yang keluar dari tubuhNya, bertanya kepada orang banyak siapa yang menjamah jubahNya.

Murid-muridNya menjawab bahwa ada banyak orang yang mengikutiNya, jadi pasti banyak di antara mereka yang tanpa sengaja menjamah jubahNya.

Tetapi Tuhan Yesus tahu ada orang yang sengaja menyentuh jubahNya untuk disembuhkan.

Maka tampillah perempuan itu ke depan Tuhan Yesus untuk mengakui bahwa dialah yang menjamah jubahNya.

Maka Tuhan Yesus pun meneguhkan kesembuhan perempuan tersebut (Markus 5:25-34).

Keberanian perempuan ini mendatangi Tuhan Yesus merupakan bentuk tekad dan usaha kerasnya untuk keluar dari kegagalan dan keterpurukan, sekalipun dia tahu bahwa usahanya akan mendapat hambatan.

 

7. Bartimeus Yang Buta 

Tokoh Alkitab yang bangkit dari kegagalan dan keterpurukan, yang ketujuh/terakhir adalah Bartimeus.

Bartimeus adalah seorang buta yang biasa mengemis di pinggir jalan. Ketika ia mendengar bahwa Tuhan Yesus sedang lewat, ia pun berteriak memanggilNya, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku.”

Rupanya Bartimeus sudah sering mendengar bahwa Tuhan Yesus bisa menyembuhkan orang yang sakit atau cacat seperti dirinya. Karena itulah ia memanggil Yesus, setelah ia mendengar bahwa Ia sedang lewat dari depannya.

Menarik bahwa ia menyapa Tuhan Yesus sebagai Mesias, sebab ia memanggilNya dengan sebutan Anak Daud.

Istilah Anak Daud mengacu pada Mesias, salah satu keturunan raja Daud yang akan membawa bangsa Israel dalam kejayaan, seperti pada zaman Daud, bapa leluhurnya (Baca: 10 Fakta Tentang Mesias Yang Perlu Anda Tahu).

Mungkin karena Yesus bisa melakukan mujizat dan menyembuhkan, Bartimeus percaya bahwa Dialah Mesias itu, seperti yang diyakini oleh sebagian orang Israel pada masa itu.

Mendengar Bartimeus berteriak-teriak memanggil Yesus, murid-muridNya pun melarangnya dan menyuruh Bartimeus diam.

Namun semakin dilarang, Bartimeus justru semakin keras berteriak, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku.”

Sebab Bartimeus sudah bertekad keluar dari keterpurukannya selama ini; bukan hanya kebutaannya, tetapi juga pekerjaannya yang terpaksa harus mengemis.

Ketika Tuhan Yesus mendengar Bartimeus, Ia pun berhenti dan mendekatinya.

Tuhan Yesus bertanya kepada Bartimeus apa yang diinginkannya, seperti Ia bertanya kepada seorang lumpuh di kolam Betesda. Dan seperti yang dapat diduga, Bartimeus meminta agar ia bisa melihat.

Lalu kata Tuhan Yesus kepadanya, “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!”

Pada saat itu juga Bartimeus dapat melihat! Lalu ia mengikuti Tuhan Yesus dalam perjalananNya. (Markus 10:46-52).

 

Itulah 7 Tokoh Alkitab yang bangkit dari kegagalan dan keterpurukan.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!