7 Tokoh Alkitab Yang Jatuh Karena Ambisi Kekuasaan

 

5. Atalia

Atalia adalah anak perempuan Ahab dan Izebel, raja dan ratu Israel utara yang jahat.

Karena itu, seperti kedua orang tuanya, Atalia adalah penyembah dewa baal dan sangat jahat.

Ia menikah dengan Yoram, raja Yehuda, sehingga Atalia membawa penyembahan dewa baal ke Yehuda.

Hal ini mengakibatkan rakyat Yehuda (Israel Selatan) terjerumus pada penyembahan terhadap baal, seperti halnya dengan rakyat Israel Utara.

Ketika suami dan anaknya, Ahazia, yang saat itu menjadi raja Yehuda telah mati, maka Atalia unjuk gigi. Dia ingin mempertahankan penyebahan dewa baal di seluruh Yehuda.

Karena itu dia membunuh semua keluarga kerajaan (yang merupakan sanak saudaranya sendiri), hanya Yoas yang masih muda yang luput dan kelak menjadi raja Yehuda.

Selama 2 tahun Atalia secara de facto menjadi raja Yehuda, walau hal ini secara sepihak sehingga tidak tercatat secara resmi dalam daftar raja-raja Yehuda.

Selama kurun waktu itu ia secara leluasa menyebarkan penyembahan baal di Yehuda.

Tetapi ketika Yoas diangkat sebagai raja Yehuda maka Atalia pun tewas dibunuh seperti halnya ibunya, Izebel (2 Raja-raja 11).

 

6. Nebukadnezar

Nebukadnezar adalah raja paling sukses di kerajaan Babel.

Pada masa kejayaannya di bawah Raja Nebukadnezar (605-562 SM), kerajaan Babel menjadi kerajaan adikuasa yang memerintah dunia (Daniel 2:37-38a).

Nebukadnezar jugalah yang menaklukkan Yehuda dan Yerusalem, serta membuang orang Yehuda ke Babel (2 Raja-raja 24:1-7).

Nebukadnezar gila hormat, ia menganggap dirinya dewa yang harus disembah oleh rakyatnya.

Nebukadnezar dengan angkuhnya mewajibkan semua orang untuk menyembah patungnya serta dengan jahatnya membunuh mereka yang tidak mau menyembahnya (Daniel 3:1-23).

Nebukadnezar sangat sombong. Ia begitu membanggakan kerajaan Babel dan meninggikan diri di hadapan Tuhan.

Akibatnya Tuhan menghukum Nebukadnezar. Tuhan sangat merendahkannya sehingga ia menjadi seperti hewan makan rumput.

Untunglah ia menyadari kesombongannnya sehingga Tuhan memulihkan keadaannya (Daniel 4).

 

7. Herodes Agripa

Herodes Agripa adalah raja Israel di bawah kekuasaan Romawi.

Herodes Agripa I adalah anak Herodes Antipas, atau cucu Herodes Agung.

Herodes inilah yang membunuh rasul Yakobus dan yang memenjarakan Petrus.

Herodes ini suatu ketika duduk di tahtanya dengan pakaian kebesarannya, lalu ia berpidato di hadapan orang-orang Tirus dan Sidon yang baru saja mendatanginya.

Pidatonya ini disambut oleh orang-orang Tirus dan Sidon itu bukan sebagai perkataan manusia, melainkan perkataan seorang allah/seorang dewa!

Walau tidak disebut di Alkitab, Herodes rupanya menerima pujian orang-orang Tirus dan Sidon itu dengan senang hati. Akibatnya ia meninggikan dirinya seolah-olah ia Tuhan.

Ia tidak menghormati Tuhan.

Maka seorang malaikat Tuhan menamparnya sehingga ia mati seketika (Kisah Para Rasul 12).

 

Itulah 7 tokoh Alkitab yang jatuh karena ambisi kekuasaan.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!