7 Tokoh Alkitab Yang Miskin

6.  Orang Yang Buta Sejak Lahirnya 

Suatu ketika, Yesus dan murid-muridNya melihat seorang yang buta sejak lahirnya, dan ia seorang pengemis, yang jelas orang miskin.

Hal ini membuat para murid tergelitik untuk bertanya kepadaNya, siapakah yang berdosa sehingga orang tersebut buta, apakah orang tuanya atau orang buta itu sendiri.

Pada masa itu memang orang Yahudi berkeyakinan bahwa setiap masalah hidup, penderitaan, dan penyakit, seperti halnya kebutaan, terjadi karena dosa seseorang atau dosa orang tuanya (dosa turunan).

Namun Yesus membuka pikiran murid-muridNya dengan mengatakan bahwa tidak semua penderitaan atau penyakit terjadi karena dosa seseorang atau orang tuanya.

MenurutNya, ada masalah atau penyakit tertentu yang Tuhan izinkan terjadi pada seseorang agar pekerjaan Allah dinyatakan di dalamnya.

Artinya, orang tersebut akan mengalami mujizat Tuhan dalam hidupnya.

Itulah yang terjadi dengan orang buta ini.

Tuhan Yesus menyembuhkan matanya denga cara meludah ke tanah, mengaduk tanah tersebut dan mengoleskannya ke mata orang buta itu.

Lalu Ia menyuruh orang buta itu membasuh dirinya di kolam Siloam. Hal ini dituruti orang tersebut sehingga matanya melek dan dapat melihat.

Bukan hanya itu, Yesus juga berkenan menyatakan diriNya kepada orang buta ini, sehingga ia mengenal Yesus sebagai Anak Manusia, yakni Mesias, Anak Allah. (Yohanes 9:1-41)

 

6. Bartimeus

Bartimeus juga adalah seorang buta yang biasa mengemis di pinggir jalan.

Ketika ia mendengar bahwa Tuhan Yesus sedang lewat, ia pun berteriak memanggilNya, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku.”

Rupanya Bartimeus sudah sering mendengar bahwa Tuhan Yesus bisa menyembuhkan orang yang sakit atau cacat seperti dirinya.

Karena itulah ia memanggil Yesus, setelah ia mendengar bahwa Ia sedang lewat dari depannya.

Menarik bahwa ia menyapa Tuhan Yesus sebagai Mesias, sebab ia memanggilNya dengan sebutan Anak Daud.

Istilah Anak Daud mengacu pada Mesias, salah satu keturunan raja Daud yang akan membawa bangsa Israel dalam kejayaan, seperti pada zaman Daud, bapa leluhurnya (Baca: 10 Fakta Tentang Mesias Yang Perlu Anda Tahu).

Mungkin karena Yesus bisa melakukan mujizat dan menyembuhkan, Bartimeus percaya bahwa Dialah Mesias itu, seperti yang diyakini oleh sebagian orang Israel pada masa itu.

Mendengar Bartimeus berteriak-teriak memanggil Yesus, murid-muridNya pun melarangnya dan menyuruh Bartimeus diam.

Namun semakin dilarang, Bartimeus justru semakin keras berteriak, “Yesus, Anak Daud, kasihanilah aku.”

Ketika Tuhan Yesus mendengar Bartimeus, Ia pun berhenti dan mendekatinya.

Tuhan Yesus bertanya kepada Bartimeus apa yang diinginkannya, seperti Ia bertanya kepada seorang lumpuh di kolam Betesda. Dan seperti yang dapat diduga, Bartimeus meminta agar ia bisa melihat.

Lalu kata Tuhan Yesus kepadanya, “Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!”

Pada saat itu juga Bartimeus dapat melihat! Lalu ia mengikuti Tuhan Yesus dalam perjalananNya. (Markus 10:46-52).

 

7. Janda Yang Memberi Persembahan Di Bait Suci

Suatu ketika Tuhan Yesus sedang mengamat-amati orang-orang yang memberi persembahan di Bait Allah.

Tuhan Yesus melihat orang-orang kaya memasukkan uang dalam jumlah besar ke dalam peti persembahan.

Ia juga melihat seorang janda miskin memasukkan ke peti persembahan uang yang sangat kecil jumlahnya, yakni dua peser.

Lalu Tuhan Yesus memanggil murid-muridNya dan berkata kepada mereka bahwa sesungguhnya janda tersebut memberi persembahan yang lebih besar ketimbang orang-orang kaya itu.

Sebab orang-orang kaya tersebut memberi  dari kelimpahan mereka.

Sedangkan janda miskin tersebut memberi  dari kekurangannya bahkan dari seluruh nafkahnya (Markus 12:41-44).

Memang, tingkat pengorbanan janda miskin ini lebih tinggi daripada orang-orang kaya tersebut.

Sebab di mata Allah, nilai persembahan seseorang diukur dari tingkat pengorbanannya dalam memberi, bukan dari jumlah nominal pemberiannya.

 

Itulah 7 tokoh Alkitab yang miskin serta kisah mereka yang menarik untuk dipelajari.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

(Visited 67 times, 3 visits today)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!