7 Tokoh Alkitab Yang Tekun Berpuasa

 

5. Murid-murid Yohanes Pembaptis

Tokoh Alkitab kelima yang tekun berpuasa adalah murid-murid Yohanes Pembaptis.

Murid-murid Yohanes Pembaptis juga rutin berpuasa, mengikuti sang guru.

Hal ini nyata tatkala mereka datang kepada Tuhan Yesus untuk mempertanyakan murid-muridNya yang tidak berpuasa, sedangkan mereka, bersama orang-orang farisi (lihat poin 6 di bawah), rutin berpuasa.

Tentu tidak berarti bahwa murid-murid Tuhan Yesus tidak pernah berpuasa. Hanya saja tidak sesering murid-murid Yohanes Pembaptis dan orang-orang farisi.

Menjawab murid-murid Yohanes Pembaptis ini, Tuhan Yesus berkata bahwa ada saatnya untuk murid-muridNya berpuasa, yakni pada saat Ia “diambil” dari mereka (Matius 9:14-15).

Maksudnya, ketika Tuhan Yesus naik ke surga, maka itulah saatnya bagi murid-muridNya untuk berpuasa.

 

6. Orang-orang Farisi 

Tokoh Alkitab keenam yang tekun berpuasa adalah orang-orang farisi.

Seperti halnya murid-murid Yohanes Pembaptis, orang-orang farisi juga rajin berpuasa.

Orang-orang farisi biasanya berpuasa dua kali dalam seminggu (Lukas 18:12), yakni pada hari Senin dan hari Kamis.

Mengapa mereka memilih hari Senin dan hari Kamis, dan bukan hari lain?

Konon adalah karena mereka meyakini bahwa Musa naik ke Gunung Sinai (dengan berpuasa selama 40 hari!) pada hari Senin dan kembali dari gunung tersebut pada hari Kamis. (Baca: 10 Fakta Tentang Puasa Menurut Pandangan Kristen)

Tetapi orang farisi berpuasa dengan menyombongkan diri.

Itulah sebabnya Tuhan Yesus menyindirnya melalui perumpamaanNya yang terkenal tentang orang farisi dan pemungut cukai (Lukas 18:9-14).

 

7. Paulus

Tokoh Alkitab ketujuh yang tekun berpuasa adalah rasul Paulus.

Paulus adalah tokoh besar Perjanjian Baru.

Ia adalah seorang rasul Tuhan Yesus yang memberitakan Injil ke banyak bangsa serta banyak mendirikan gereja di berbagai kota.

Dan Paulus tekun dalam berpuasa.

Rasul Paulus menunjukkan bahwa puasanya yang tekun membuktikan bahwa ia adalah rasul sejati, pelayan Tuhan Yesus yang setia (2 Korintus 6:4-5).

Paulus berpuasa boleh jadi sebagian karena “terpaksa”, disebabkan kurangnya bahan makanan di dalam pelayanannya.

Memang, dalam pelayanannya yang sering bepergian ke berbagai tempat, Paulus sudah terbiasa dengan hidup berkekurangan.

Tetapi dia telah belajar mencukupkan diri dalam segala hal serta mampu menanggungnya di dalam Tuhan Yesus (Filipi 4:11-13).

Rasul Paulus menunjukkan bahwa puasanya yang tekun membuktikan bahwa ia adalah rasul sejati, pelayan Tuhan Yesus yang setia (2 Korintus 6:4-5).

Jadi ketika seseorang berpuasa, baik dengan kesadaran/kesengajaan, maupun karena “terpaksa”, (misalnya karena tidak tersedia makanan di ladang pelayanan), maka ia membuktikan bahwa ia adalah pelayan Kristus yang sejati, hamba Tuhan yang setia.

 

Itulah 7 Tokoh Alkitab yang tekun berpuasa.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!