8 Pangdam Dan Kasdam Beragama Kristen Di Indonesia

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) dan Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) adalah dua jabatan yang cukup prestisius di tubuh TNI Angkatan Darat, khususnya secara teritorial.

Pangdam adalah pemimpin tertinggi dalam suatu Komando Daerah Militer (Kodam). Sedangkan Kasdam adalah kepala stafnya, atau orang nomor dua Kodam setelah Pangdam.

Seorang Pangdam adalah perwira tinggi TNI Angkatan Darat berpangkat Mayor Jenderal (Mayjen) atau jenderal bintang dua, sedangkan Kasdam berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) atau jenderal bintang satu.

Baca juga: 10 Jenderal TNI Aktif Beragama Kristen

Pangdam dan Kasdam adalah para prajurit terbaik TNI Angkatan Darat (AD) yang ditunjuk langsung oleh Panglima TNI. Banyak orang menganggap karier militer seorang jenderal TNI-AD belum lengkap rasanya jika ia belum pernah menduduki jabatan Pangdam atau Kasdam.

Kodam adalah wilayah teritorial TNI Angkatan Darat yang tersebar di berbagi provinsi di Indonesia.

Tidak seperti Polda di Kepolisian RI, di mana terdapat di setiap provinsi, Kodam dibagi per wilayah, tidak per provinsi. Jadi sebuah Kodam bisa mencakup satu atau lebih provinsi, tergantung pada luas provinsi, jumlah populasi, serta rawannya ancaman keamanan di wilayah tersebut.

Baca juga: 10 Jenderal Polri Aktif Beragama Kristen

Provinsi-provinsi besar, yang wilayahnya luas atau populasinya banyak, ataupun karena besarnya ancaman keamanan di wilayah tersebut, memiliki satu Kodam tersendiri. Sedangkan provinsi-provinsi kecil, di mana wilayahnya relatif kecil, atau populasinya sedikit, ataupun ancaman keamanannya tidak terlalu besar, memiliki Kodam bersama dengan provinsi lainnya.

Baca juga: 8 Kapolda dan Wakapolda Beragama Kristen Di Indonesia

Saat ini ada 15 Kodam di Indonesia, yang tersebar di berbagai pulau dan provinsi. Dari 15 Kodam tersebut terdapat 8 Kodam di mana Pangdam atau Kasdam-nya beragama Kristen/Katolik.

Artikel kali ini akan membahas kedelapan Pangdam dan Kasdam beragama Kristen/Katolik tersebut.

Siapa sajakah mereka? Berikut daftarnya serta sedikit tentang profil mereka.

 

1. Mayjen TNI George Elnadus Supit (Pangdam XVII/Cendrawasih)

Mayor Jenderal TNI George Elnadus Supit lahir di Denpasar, Bali, pada 22 Juli 1962.

Mayjen Elnadus saat ini mengemban amanat sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XVII/Cendrawasih.

Kodam Cendrawasih mencakup wilayah provinsi Papua dan bermarkas di kota Jayapura.

Ia merupakan lulusan Akmil 1985 dari kecabangan Infanteri.

Pendidikan dan kursus Militer yang diikuti Mayjen Supit antara lain adalah: Akmil, Susarcab Inf, Suslapa I/Inf, Diklapa II/Inf, Seskoad, Sesko TNI, dan Lemhanas.

Jabatan yang pernah diembannya selama di militer, antra lain: Danton Yonif 310/Kidang Kencana, Dankipan C Yonif 312/Kala Hitam, Kauropsjar Secaba Rindam III/Siliwangi, Kasiter Deppeng Milum Pusdikif Pussenif, Gumil Gol V/Depstaf Pusdikif Dodiklat TNI AD.

Lalu, Danyonif 643/Wanara Sakti, Kabag Ucob Puslatpur Kodiklat TNI AD, Kabag Opslat Puslatpur Kodiklat TNI AD, Dandim 1412/Kolaka, Dandim 1305/Boul Toli-Toli, Waasops Kasdam XVI/Pattimura, Danbrigif 19/Khatulistiwa, Asops Kasdam Jaya, Danrem 073/Makutarama.

Kemudian, Waasops Kasad, Kasdam VI/Mulawarman, Asops Kasad, dan kini Pangdam XVII/Cendrawasih.

Penugasan Dalam Negeri yang dijalaninya, antara lain Operasi Rajawali dan Operasi Timtim.

Sedangkan penugasan Luar Negeri yang dijalaninya adalah: Singapura, Malaysia, Australia, Vietnam, Jepang, Myanmar, Brunei Darussalam, Kamboja, Thailand, Timor Leste, Filipina, dan Amerika Serikat.

Tanda Jasa yang diterimanya, antara lain: Satya Lencana GOM IX/Raksaka Dharma, Satya Lencana Dwija Sistha, Satya Lencana Seroja, dan Bintang K.E.P Nararya.

 

2. Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak (Pangdam IX/Udayana)

Mayor Jenderal TNI Komaruddin Simanjuntak, S.Ip., M.Si., lahir di Pematangsiantar, Sumatera Utara, pada 10 Januari 1960.

Saat ini menjabat sebagai Panglima Kodam (Pangdam) IX/Udayana.

Kodam Udayana mencakup wilayah tiga provinsi, yakni: Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kodam Udayana bermarkas di kota Denpasar, Bali.

Komaruddin Simanjuntak merupakan alumni Akademi Militer tahun 1985.

Ia memiliki sejumlah penugasan operasi di dalam negeri, yakni operasi Tim Tim, Operasi Rajawali, Operasi Pamrahwan Ambon, dan Operasi Aceh.

Sedangkan penugasan di luar negeri adalah: Malaysia, Singapura, Australia, Kamboja, Filipina, Peru, Jerman, Jepang dan Iran.

Pendidikan Militer yang pernah diikutinya antara lain: Akmil, Sussarcab Inf, Sussarpara, Suslapa I/Inf, Diklapa II/Inf, Seskoad, Sesko TNI, dan Lemhanas .

Jabatan yang pernah diembannya antara lain: Danton Yonif 401/Raiders Kostrad, Dankipan Yonif 401/Raiders Kostrad, Dankiban Yonif 401/Raiders Kostrad, Dankima Yonif 401/Raiders Kostrad.

Lalu, Dandenma Divif-2/Kostrad,Dandenpur Rajawali Divif-2/Kostrad, Wadan Yonif 401/Raiders Kostrad, Danyonif 411/6/2/Raiders Kostrad, Dandim 1611 Badung, Kasrem 163/WSA/Kodam IX Udayana, Asisten Operasi Danpaspampres.

Kemudian, Dosen Utama Seskoad, Danrem 101/Antasari, Dirdik Kodiklat TNI-AD, Waaster Kasad, Kasdam II/Sriwijaya, Aster Kasad, dan kini Pangdam Udayana.

 

3. Mayjen TNI Joppye Wayangkau (Pangdam XVIII/Kasuari)

Mayor Jenderal TNI Joppye Onesimus Wayangkau lahir di Serui, Kepulauan Yapen, Papua, pada 17 Juli 1962.

Saat ini Mayjen Joppye menjabat sebagai Panglima Kodam XVIII/Kasuari.

Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari mencakup wilayah provinsi Papua Barat dan bermarkas di Manokwari.

Wayangkau merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 dari kecabangan Infanteri.

Jabatan yang pernah dipegangnya di militer antara lain: Danyonif 400/Raider, Dandim 0736/Batang, Danbrigif 24/Bulungan Cakti, Asops Kasdam XVII/Cendrawasih, Danrem 172/Praja Wira Yakthi, Irdam XVII/Cendrawasih.

Kemudian, Wadanpussenif Kodiklat TNI AD, Kasdam V/Brawijaya, Pati Sahli TK III Bid Sosbud HAM Panglima TNI, dan kini Pangdam XVIII/Kasuari.

 

4. Brigjen TNI Tiopan Aritonang (Kasdam I/Bukit Barisan)

Brigadir Jenderal TNI Tiopan Aritonang, SIP, lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 16 November 1963.

Brigadir Jenderal TNI Tiopan Aritonang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) I/Bukit Barisan.

Komando Daerah Militer (Kodam) I Bukit Barisan mencakup wilayah empat provinsi di Sumatera, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau.

Kodam I Bukit Barisan bermarkas di kota Medan, Sumatera Utara.

Brigjen Tiopan Aritonang merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1986 dalam bidang infanteri.

Pendidikan militer dan pertahanan yang pernah ditempuh Brigjen Tiopan Aritonang antara lain adalah: Sussarcab Infanteri, Suslapa I Infanteri, Diklapa II Infanteri, Sesko AD, Sesko TNI, dan Lemhannas RI.

Sementara jabatan yang pernah diembannya di TNI antara lain: Dankipan D Yonif -512/083 Dam V, Kasi-2/Ops Yonif -512/083 Dam V, Wadanyonif 721/Mks Rem-142/TT, Pgs.Kasdim 1405 Pare-Pare, Kasubdep Org Staf Pusdikif, Danyonif 132/BS Dam I/BB, Kasi Intelrem 031/WB Dam I/BB.

Lalu, Dandim 0210/Taput Rem 023/KS, Waasops Kasdam I/BB, Danbrigif 4/Dewa Ratna, Paban IV Binorg/Sopsad, Danrem 121/Abw, Danpuslatpur Kodiklat TNI-AD, Dirdok Kodiklat TNI-AD, dan kini Kasdam I/BB.

 

5. Brigjen TNI Yosua Pandit Sembiring (Kasdam III/Siliwangi) 

Brigadir Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring saat ini menjabat sebagai Kasdam III/Siliwangi.

Komando Daerah Militer (Kodam) III/Siliwangi mencakup wilayah dua provinsi, yakni  Jawa Barat dan Banten (kecuali wilayah Tangerang, Bekasi, dan Depok, yang masuk ke dalam Kodam Jaya/Jakarta Raya).

Kodam III Siliwangi bermarkas di kota Bandung, Jawa Barat.

Brigadir Jenderal TNI Yosua Pandit Sembiring, S.IP, merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1986, Seskoad tahun 2000 dan Sesko TNI tahun 2010.

Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kasgartap I/Jakarta.

Jabatan yang pernah diembannya di TNI, antara lain: Danton Bant 411/6/2 Kostrad, Danton 2/B/411//2 Kostrad, Danton STTB/BANT/502/18/2/Kostrad, Kasi-1 Intel/502/18/2/Kostrad, Danki B/502/18/2/Kostrad, Kasiops/502/18/2/Kostrad.

Kasiops/13/1 Kostrad, Wadanyonif 303/13/1 Kostrad, Kabagdik Sdirdiklat Pussenif, Danyonif 123/RW Rem 023 Dam I/BB, Dandim 0302/Inhu Rem 031, Dandim 0203/LKT Rem 022 Dam I/BB, Dosen Seskoad.

Danbrigif 13/Galuh Kostrad, Pamen Ahli Bidang Kelinudan Pussenif TNI-AD, Dosen Sesko TNI, Pababorg Kodiklat TNI AD, Danrem 142/Tatag, Irkostrad, Kasgartap I/Jakarta, dan kini Kasdam III/Siliwangi.

 

6. Brigjen TNI Stephanus Tri Mulyono (Kasdam IX/Udayana)

Brigadir Jenderal TNI Stephanus Tri Mulyono saat ini menjabat sebagai Kasdam Udayana.

Stephanus Tri Mulyono merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1986, dan mahir dalam bidang Infanteri.

Sebelumnya ia menjabat Danrem 072/Pamungkas.

Jabatan yang pernah diemabnnay di TNI antara lain: Danbrigif 9/Dharaka Yudha, Danrem 073/Makutarama, Paban III/Wanwil Sterad, Danrem 072/Pamungkas, dan kini Kasdam IX/Udayana.

 

7. Brigjen TNI A.D. Almost Beard Maliogha (Kasdam XIII/Merdeka)

Brigadir Jenderal TNI AD Almost Beard Maliogha saat ini menjabat sebagai Kasdam Merdeka.

Kodam Merdeka mencakup wilayah 3 provinsi, yakni Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.

Kodam Merdeka bermarkas di kota Manado, Sulawesi Utara.

Brigjen TNI AD Almost Beard Maliogha lahir di Siau, Sulawesi Utara, pada 13 April 1964.

Brigjen Maliogha merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1985.

Sebelumnya, dia menjabat sebagai Dansecapaad.

Jabatan di TNI yang pernah diembannya, antara lain: Danyonif 712/Wiratama, Asops Danjen Kopassus, Asops Kasdam III/Siliwangi, Dosen Madya Seskoad, Danrem 131/Santiago, Irdam VII/Wirabuana, Dansecapaad, Kasgartap I/Jakarta, dan kini Kasdam Merdeka.

 

8. Brigjen TNI Herman Asaribab (Kasdam XVII/Cendrawasih)

Brigadir Jenderal TNI Herman Asaribab  saat ini menjabat sebagai Kasdam Kasuari.

Brigadir Jenderal TNI Herman Asaribab lahir di Jayapura, Papua, pada 10 Juni 1964.

Herman merupakan alumnus Akmil tahun 1988, ia berpengalaman dalam bidang infanteri.

Jabatan terakhir jenderal bintang satu ini adalah Wakil Komandan Seskoad.

Pendidikan yang pernah ditempuhnya adalah: Susarcab Infanteri, Diklapa I dan II, Seskoad, dan Sesko TNI (2003).

Jabatan yang pernah diembannya di TNI, antara lain adalah: Wadan Yonif 731/Kabaresi, Danyonif 751/BS Jayapura, Dansecaba Rindam Jaya/Jayakarta, Dandim 0505/Jakarta Timur, Pabandya 1/Mindik Paban II/Bindik Spersad, Danbrigif 20/Ima Jaya Keramo Timika.

Lalu, Dirbinsen Pussenif, Danrem 172/Praja Wirajakti, Pamen Mabes TNI AD, Wadan Pussenif Kodiklat TNI AD, Wadan Seskoad, dan kini Kasdam XVII/Cenderawasih.

 

 

Itulah 8 Pangdam dan Kasdam beragama Kristen/Katolik di Indonesia saat ini.

 

Kita berdoa agar mereka semua kiranya bisa memakai jabatan mereka untuk kemajuan TNI secara khusus, dan untuk kemajuan Bangsa dan Negara secara umum.

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artikel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Sukai Halaman” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!