Loading...
Loading...

8 Wakil Menteri Jokowi Beragama Kristen

Artikel ini akan membahas tentang 8 wakil menteri Jokowi beragama Kristen, baik Protestan maupun Katolik, periode 2019-2024.

Setelah presiden Joko Widodo (Jokowi)  membentuk kabinet yang akan membantunya, yang disebut Kabinet Indonesia Maju (KIM), ia juga mengangkat sejumlah wakil menteri, tepatnya 12 wakil menteri.

Di antara 12 wakil menteri tersebut, terdapat 8 wakil menteri  beragama Kristen, baik Kristen Protestan maupun Kristen Katolik.

Baca juga: 5 Menteri Jokowi Jilid 2 Beragama Kristen

Para wakil menteri Jokowi beragama Kristen ini terdiri dari berbagai latar belakang, seperti birokrat, akademisi, profesional, pengusaha, dan politisi.

Mereka terpilih, selain sebagai representasi tim sukses/relawan atau partai politik pendukung pemerintah, tentu juga karena dianggap punya kemampuan.

Baca juga: 7 Menteri Jokowi Jilid 1 Beragama Kristen

Dari 8 wakil menteri Jokowi beragama Kristen tersebut, semuanya masih tergolong muda, bahkan 2 di antaranya masih berusia di bawah 35 tahun.

Tentu saja para wakil menteri Jokowi beragama Kristen tersebut tidak diangkat sebagai wakil menteri untuk mewakili agama Kristen/Katolik, tetapi sebagai kaum profesional, Tim Sukses/relawan Jokowi, dan wakil partai politik pendukung presiden Jokowi.

Baca juga: 82 Anggota DPR RI Periode 2019-2024 Beragama Kristen

Dan perlu dicatat, kedelapan wakil menteri Jokowi beragama Kristen ini adalah data yang ada hingga saat ini.

Sebab boleh jadi akan ada reshuffle kabinet Jokowi pada masa jabatannya yang berlangsung 5 tahun ke depan (sehingga menambah atau mengurangi jumlah wakil menteri Kristen/Katolik).

Baca juga: 27 Anggota DPD RI Periode 2019-2024 Beragama Kristen

Dan dalam periode pertama pemerintahannya, Jokowi juga sudah berkali-kali melakukan reshuffle kabinet (mengganti dan mengubah posisi sejumlah menteri).

Lalu, siapa sajakah kedelapan wakil menteri Jokowi beragama Kristen dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024?

Berikut profil mereka yang diolah dari berbagai sumber.

 

1. Mahendra Siregar (Wamenlu/Profesional)

Wakil Menteri Jokowi beragama Kristen pertama adalah Mahendra Siregar.

Mahendra Siregar lahir di Jakarta, pada 17 Oktober 1962.

Mahendra Siregar dipilih oleh presiden Jokowi untuk menduduki posisi Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.

Sebelum ditunjuk presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar adalah Duta Besar (dubes) Indonesia untuk Amerika Serikat yang berkedudukan di Washington, DC.

Sebelum diangkat sebagai Dubes RI di AS, Mahendra Siregar pernah menjadi Staf Khusus Menteri Luar Negeri.

Mahendra punya banyak pengalaman di pemerintahan, bahkan telah dua kali menjabat sebagai Wakil Menteri pada masa pemerintahan presiden SBY.

Mahendra Siregar menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan dari tahun 2009-2011 dan Wakil Menteri Keuangan dari tahun 2011-2013.

Kemudian dari tahun 2013-2014 ia diangkat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yang kedudukannya setara dengan menteri.

Mahendra juga punya banyak pengalaman sebagai komisaris di sejumlah perusahaan ternama.

Seperti PT Aneka Tambang Tbk, PT Rajawali Nusantara Indonesia, PT Semen Indonesia Tbk, PT AJ Sequislife Tbk, dan PT Unilever Indonesia Tbk.

Selain itu, Mahendra juga pernah menjabat sebagai Direktur Eksekutif Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) dan Chairman/CEO Indonesia Eximbank.

Mahendra Siregar meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Jakarta, pada 1986 dan Master di bidang Ekonomi dari Monash University, Australia, pada 1991.

 

2. Suahasil Nazara (Wamenkeu/Profesional)

Wakil Menteri Jokowi beragama Kristen kedua adalah Suahasil Nazara.

Suahasil Nazara lahir di Jakarta, pada 23 November 1970.

Suahasil Nazara dipilih oleh presiden Jokowi untuk menduduki posisi Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Sebelum ditunjuk presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara adalah Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan.

Suahasil Nazara meraih gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI), Jakarta, Master of Science (MSc) dari Cornell University, Amerika Serikat, dan Doctor of Philosophy (PhD) dari University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat.

Pada tahun 1999 Suahasil menjadi pegawai negeri sipil (PNS), sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI.

Lalu ia meraih gelar Guru Besar (Profesor) di bidang Ilmu Ekonomi di kampus tersebut.

Di FEB UI, Suahasil pernah menjabat sebagai Kepala Program Studi Pascasarjana Ilmu Ekonomi (2004-2005), Kepala Lembaga Demografi (2005-2008) dan Ketua Departemen Ilmu Ekonomi (2009-2013).

Suahasil Nazara pernah menjadi Koordinator Pokja Kebijakan di Sekretariat Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) pada Kantor Wakil Presiden RI (2010-2015) dan Anggota Dewan Komite Ekonomi Nasional (KEN) pada 2013-2014.

Pada 6 Februari 2015, Suahasil diangkat sebagai Pelaksana Tugas Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Kementerian Keuangan.

Dan pada 31 Oktober 2016, ia dilantik oleh Menteri Keuangan sebagai Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) definitif.

Suahasil Nazara adalah putra dari Hanati Nazara, mantan Bupati Nias, Sumatera Utara.

 

3. Alue Dohong (Wamen KLH/Profesional)

Wakil Menteri Jokowi beragama Kristen ketiga adalah Alue Dohong.

Alue Dohong lahir di Tubang Kalang, Kalimantan Tengah, pada tahun 1966.

Alue Dohong dipilih oleh presiden Jokowi untuk menduduki posisi Wakil Menteri Kehutanan Dan Lingkungan Hidup (KLH) Republik Indonesia.

Sebelum ditunjuk presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri Kehutanan Dan Lingkungan Hidup, Alue Dohong adalah Deputi Operasi, Konstruksi dan Pemeliharaan Badan Restorasi Gambut (BRG).

BRG adalah sebuah lembaga negara yang dibentuk oleh Presiden Jokowi tahun 2016, yang bertujuan khusus merestorasi 2,6 juta ha lebih hutan dan lahan gambut yang terbakar dan menyebabkan asap di tahun 2015.

Alue Dohong sebelumnya dikenal sebagai dosen senior ilmu lingkungan di Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Ia telah bergelut dalam bidang kehutanan, lingkungan hidup, dan gambut, termasuk memiliki sejumlah publikasi ilmiah seputar topik-topik tersebut.

Ia juga Pendiri Lembaga Pengkajian, Pendidikan dan Pelatihan Lingkungan Hidup (LP3LH) di Palangkaraya.

Alue Dohong meraih gelar sarjana dari Universitas Palangkaraya, Kalimantan Tengah, lalu master of science dari Nottingham University, Inggris, dan gelar Doktor dari University of Queensland, Australia.

Dalam sejarah Indonesia, Alue Dohong adalah orang Dayak pertama yang berhasil duduk di kabinet.

 

4. John Wetipi (Wamen PUPR/Politisi PDIP)

Wakil Menteri Jokowi beragama Kristen keempat adalah John Wempi Wetipo.

John Wempi Wetipo lahir di Jayawijaya, Papua, pada 15 September 1972.

John Wempi Wetipo dipilih oleh presiden Jokowi untuk menduduki posisi Wakil Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia.

Sebelum ditunjuk presiden Jokowi sebagai Wakil Menteri Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, John Wempi Wetipo adalah Ketua DPD PDIP Papua.

John Wempi Wetipo adalah Bupati Kabupaten Jayawijaya, Papua, selama dua periode, dari tahun 2010 hingga tahun 2020.

John Wempi juga merupakan insiator sekaligus deklarator Festival Budaya Baliem yang diselenggarakan setiap tahun menjelang HUT RI. Kegiatan ini membuat melonjaknya arus wisatawan asing ke Lembah Baliem, Papua.

Sebelum menjadi pejabat publik, John Wempi berkarir menjadi PNS dari tahun 1996.

Pada pilkada serentak 2018 lalu, John Wempi Wetipo maju sebagai calon gubernur Papua, berdampingan dengan Habel Melkias Suwae sebagai calon wakil gubernur. (Baca: 19 Cagub Dan Cawagub Kristen Di Pilkada Serentak 2018)

Namun pasangan John Wempi Wetipo dan Habel Melkias Suwae yang diusung oleh PDIP dan Gerindra, kalah dari calon gubernur petahana Lukas Enembe.

Loading...
4 Comments

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!