Allah Itu Ada

Allah Itu Ada

Bacaan: Ibrani 11:1-40

 

“Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia.”
(Ibrani 11:6b)

 

Dalam novel klasiknya, One Hundred Years Of Solitude, penulis berkebangsaan Kolombia, Garcia Marquez, mengisahkan sebuah desa di mana penduduknya dirundung oleh sebuah wabah penyakit lupa yang aneh, sejenis amnesia yang menular.

Wabah tersebut menyebabkan mereka melupakan nama-nama objek, bahkan objek-objek yang paling umum, setiap hari.

Seorang pemuda, yang masih belum terpengaruh wabah tersebut, berusaha membatasi kerusakan dengan memberikan label pada segala sesuatunya.

“Ini adalah sebuah meja; Ini adalah sebuah jendela; Ini adalah seekor sapi, yang harus diperas susunya setiap pagi.”

Dan di gerbang masuk kota, di jalan utama, ia memasang dua tanda besar. Yang satu berbunyi, “Nama desa kita adalah Macondo,” dan yang lebih besar lagi berbunyi: “Allah itu ada.”

Mungkin sebagian orang akan berpikir agak berlebihan kalau berkata kepada orang Kristen bahwa Allah itu ada. Sebab setiap kita tentu percaya bahwa Allah itu ada. Mungkin lebih cocok berkata Allah itu ada kepada orang-orang ateis.

Namun bukankah kita orang percaya sering meragukan kehadiran Allah dalam hidup ini?

Di saat menghadapi masalah-masalah hidup kita sering berkata, “Di manakah Allah ketika saya membutuhkan pertolonganNya?”

Bahkan di saat frustrasi banyak orang Kristen sering berkata, “Allah itu ada ngga sih?”

Sebenarnya hal seperti itu cukup manusiawi, toh kita tidak pernah berpikir ingin meninggalkan Tuhan dan menjadi ateis.

Namun bagaimanapun, kita harus percaya bahwa Allah itu ada, bahkan bukan hanya ada, tetapi juga memberi upah bagi mereka yang sungguh-sungguh mencariNya.

Jadi apa pun yang terjadi, ingatlah bahwa Allah itu sungguh ada. Kita boleh-boleh saja lupa dengan banyak hal dalam hidup ini, namun jangan pernah lupa dengan fakta bahwa Allah itu ada.

Kita harus selalu membuat label dalam hidup kita: Allah itu ada, dan bawa Ia akan memberi upah bagi orang yang sungguh-sungguh mencariNya.

Allah tetap ada, bahkan ketika kita belum melihat pertolonganNya di dalam pergumulan hidup kita.

 

(Catatan: renungan ini merupakan tulisan saya yang sebelumnya sudah pernah dimuat di renungan harian Manna Sorgawi).

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artiklel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!