Berikan Pujian

Berikan Pujian

 

“Dari kasihmu sudah kuperoleh kegembiraan besar dan kekuatan, sebab hati orang-orang kudus telah kau hiburkan, saudaraku.” 

(Filemon 1:7)

 

Bacaan: Filemon 1:1-7

 

Pada pertandingan all starnya yang pertama, Roger Clemens, pelempar bola untuk klub Boston Red Sox, mendapat kesempatan memukul bola untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun, sesuai peraturan liga Amerika.

Setelah mengamati lemparan bola Dwight Gooden, yang secepat kilat melewatinya, Clemens berbalik dan bertanya kepada Gary Carter, penangkap bola yang ada di belakangnya, “Seperti itukah lemparan bolaku?”

 “Tidak diragukan lagi!,”  jawab Carter. 

Sejak saat itu, Clemens melempar bola dengan lebih berani lagi, karena ia diingatkan bagaimana kecepatan sebuah bola yang dipukul dengan baik dapat mengalahkan kecepatan seorang pemukul bola yang paling gesit sekalipun.  

Salah satu sifat yang baik dari rasul Paulus yang perlu kita teladani adalah kebiasaannya dalam memuji orang lain.

Jika kita membaca Alkitab, dalam  tulisan-tulisan rasul Paulus, maka ia selalu memuji jemaat-jemaat atau pun pribadi-pribadi yang membaca suratnya.

Salah satunya adalah dalam nas firman Tuhan di atas. Di situ ia memuji Filemon, seorang anggota jemaat yang telah menghibur hati rasul Paulus dan orang-orang Kristen lainnya.

Saya pernah mendengar bahwa hal yang paling membuat orang bahagia dan berbuat lebih adalah karena ia sering dipuji. Kita harus sesering mungkin memuji seseorang, karena berbagai hal: karena penampilannya, karena hasil kerjanya, atau pun karena sifat dan karakternya. 

Sering kali kita cepat mencela orang lain ketika ia berbuat kesalahan atau kegagalan, namun jika ia berbuat baik atau berprestasi, kita enggan memujinya. Hal inilah yang seringkali membuat orang lain tidak senang.

Seharusnya kita fair dalam menilai orang lain. Terutama kita yang termasuk dalam level kepemimpinan, kita harus lebih banyak lagi memuji bawahan kita, sehingga mereka pun tampil lebih percaya diri dan berprestasi. 

 

(Catatan: renungan ini merupakan tulisan saya yang sebelumnya sudah pernah dimuat di renungan harian BOM.com).

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artiklel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!