Fransiska Ncis, pahlawan kemanusiaan yang meninggal hari ini, di Hari Pahlawan

 

Hari ini pemberitaan di media sosial dan media online diramaikan oleh meninggalnya seorang perempuan, pahlawan kemanusiaan.

Namanya Fransiska Ncis. Begitulah tertulis di profil facebooknya.

Banyak netizen yang merasa kehilangan atas meninggalnya Fransiska.

Ucapan belasungkawa mereka sampaikan dan doa-doa mereka panjatkan.

Fransiska dikenal sebagai orang yang sangat peduli kepada orang lain, khususnya mereka yang kurang mampu, sakit, atau sedang membutuhkan pertolongan.

Fransiska juga bergabung dengan sebuah organisasi yang selalu berbagi dengan orang-orang seperti itu.

Tetapi yang membuat banyak orang kagum kepadanya – dan yang membuatnya semakin dikenal – adalah pengorbanan dirinya yang luar biasa kepada sesama yang membutuhkan pertolongan.

Fransiska mendonorkan ginjalnya kepada orang lain yang membutuhkan sehingga dia hanya hidup dengan satu ginjal saja.

Hal itu terjadi satu tahun lalu.

Orang yang menerima donor ginjal Fransiska bukanlah anggota keluarganya atau orang yang masih punya hubungan darah dengannya.

Penerima donor ginjal Fransiska adalah seorang ayah, yang merupakan kakak dari teman Fransiska.

Orang tersebut konon memiliki fungsi ginjal tinggal 3 persen saja, dan sangat sulit untuk beraktivitas.

Tetapi setelah bapak tersebut menerima donor ginjal Fransiska, dia bisa bekerja dengan baik dan dapat memenuhi kebutuhan keluarganya.

Kebaikan Fransiska bukan hanya itu. Dia masih mendonorkan organ tubuh lainnya kepada orang lain, yakni kornea matanya.

Sebelum meninggal, Fransiska telah berjanji dan berkomitmen bahwa jika dia meninggal, dia akan mendonorkan matanya kepada orang yang membutuhkan lewat sebuah yayasan donor mata.

Untuk hal ini, Fransiska telah membuat semacam perjanjian dengan pihak yayasan tersebut, serta meminta kepada keluarga dan teman-temannya untuk melaksanakan janjinya

Dan hari ini, setelah ia meninggal di RS Tarakan Jakarta, keluarga dan teman-temannya akan membawanya ke RS untuk mendonorkan matanya – seperti janjinya – sebelum ia dibawa ke Yogyakarta untuk dimayamkan dan dimakamkan.

Fransiska masih muda, tetapi kepeduliannya serta pengorbanannya kepada sesama sungguh luar biasa.

Maka layaklah jika Fransiska disebut sebagai pahlawan masa kini, pahlawan kemanusiaan.

Kematiannya hari ini yang bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November, membuatnya semakin mudah untuk dikenang sebagai seorang pahlawan.

Sejatinya pahlawan bukan hanya mereka yang angkat senjata dalam pertempuran, tetapi setiap orang yang rela berkorban bagi sesamanya.

Dan Fransiska adalah salah satu di antaranya.

Semoga kepedulian dan pengorbanan Fransiska kepada sesama bisa menginspirasi kita untuk turut berbuat kebaikan bagi orang lain.

Selamat jalan Fransiska. Tenanglah bersama Bapa di surga.

Jiwa kepahlawananmu akan selalu dikenang, dan upahmu besar di surga!

 

Haris JO adalah seorang penulis yang tulisan-tulisannya telah banyak dimuat di berbagai media, baik media cetak maupun media online, baik media Kristen maupun media sekuler.

2 komentar untuk “Fransiska Ncis, pahlawan kemanusiaan yang meninggal hari ini, di Hari Pahlawan”

  1. Marichtje Silalahi

    Luar biasa sekali … semoga teladan yang diberikan Fransisca ini jadi motivasi bagi setiap orang untuk menjadi berkat bagi orang lain. Gbu.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: