Indonesia Untung Banyak Sebagai Presidensi dan Tuan Rumah G-20

KTT G-20 berlangsung di Nusa Dua, Bali, mulai hari ini hingga besok (15-16 November 2022).

G-20 merupakan kumpulan sejumlah negara yang dianggap memiliki kekuatan ekonomi terbesar di dunia.

Di dalamnya termasuk 7 negara industri maju di dunia atau G-7, seperti Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Inggris, dan Perancis.

Sisanya adalah sejumlah negara berkembang yang mempunyai ekonomi yang kuat, seperti Rusia, China, India, dan Indonesia.

Satu anggota G-20 bukan sebuah negara, melainkan kumpulan negara-negara, yakni Uni Eropa.

Presidensi atau kepemimpinan G-20 dilakukan secara bergilir, dan saat ini adalah giliran Indonesia sekaligus sebagai tuan rumah pertemuan atau KTT yang diadakan di Bali.

Pemilihan Bali sebagai tempat KTT G-20 yang ke-17 adalah pilihan yang tepat, mengingat Pulau Dewata sudah tersohor ke mancanegara sebagai destinasi wisata kelas dunia.

Indonesia secara pribadi pasti mendapat banyak keuntungan sebagai tuan rumah KTT G-20.

Yang pertama tentu adalah dalam kaitannya dengan pariwisata.

Melalui KTT G-20 ini Indonesia akan semakin dikenal luas oleh dunia, khususnya Bali.

Sebab mata dunia sedang tertuju ke KTT G-20 ini, mengingat negara-negara besar dan berpengaruh di dunia hadir dalam KTT ini.

Dan para jurnalis/wartawan dari berbagai negara turut meliput acara ini serta menyiarkannya ke negara masing-masing.

Hal ini tentu akan membuat negara-negara lain atau individu-individu dari berbagai negara semakin penasaran dan tertarik untuk datang ke Indonesia.

Kedua, adalah keuntungan secara ekonomi.

Sudah pasti perputaran uang di acara ini akan sangat besar, apalagi yang datang terutama adalah para pemimpin dan rombongan dari negara-negara kaya yang punya banyak uang.

Mulai akomodasi hotel, konsumsi, perjalanan wisata, serta belanja souvenir dan oleh-oleh khas Indonesia.

Ketiga tentu adalah investasi perusahaan-perusahaan pemerintah atau swasta dari negara-negara G-20 di Indonesia.

Para pemimpin G-20 diberitakan sangat tertarik untuk menjalin hubungan yang lebih intens dengan Indonesia, serta punya agenda pertemuan empat mata dengan Presiden Jokowi.

Bahkan sudah ada komitmen tentang investasi negara-negara anggota G-20 tersebut di Indonesia.

Terakhir, tentang martabat dan kehormatan Indonesia di dunia internasional.

Dengan menjadi presidensi dan tuan rumah KTT G-20, Indonesia semakin diakui oleh dunia sebagai negara yang mampu menyelenggarakan event kelas dunia.

Dan jika sukses sebagai presidensi dan tuan rumah KTT G-20 (kita yakini demikian), Indonesia akan diakui, dihormati, dan tidak lagi diremehkan oleh negara-negara maju.

Semoga dalam KTT G-20 kali ini dapat dihasilkan sejumlah keputusan penting/komunike yang menyangkut kebaikan dan kesejahteraan banyak orang.

 

Haris JO adalah seorang penulis yang tulisan-tulisannya telah banyak dimuat di berbagai media, baik media cetak maupun media online, baik media Kristen maupun media sekuler.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!