Saling Menguatkan

Saling Menguatkan

 

“Yang seorang menolong yang lain dan berkata kepada temannya: Kuatkanlah hatimu!” 

(Yesaya 41:6) 

 

Bacaan: Yesaya 41:1-7 

 

Jackie Robinson adalah seorang Afro-Amerika pertama yang bermain di liga besar baseball. Walaupun ia berhasil menerobos halangan karena warna kulit, namun  ia menghadapi cemoohan para penonton di setiap stadion.

Pada suatu hari, ketika ia bermain di stadion asalnya di Brooklyn, ia melakukan suatu kesalahan. Penggemar-penggemarnya pun mulai mencacimakinya. Maka ia berdiri di base kedua, merasa dipermalukan di hadapan para penggemarnya yang kini mencemooh dirinya.

Akan tetapi, kemudian “Pee Wee” Reese mendekatinya dan berdiri di sampingnya. Ia meletakkan tangannya di bahu Robinson dan menghadap para penonton. Para penggemar terdiam. Beberapa waktu kemudian Robinson berkata bahwa lengan yang melingkar di bahunya itu menyelamatkan kariernya. 

Jika ada rekan kita yang sedang mengalami kegagalan dalam hidupnya, hendaklah kita bersedia membantunya, untuk menguatkannya. Janganlah kita malah menambah penderitaannya dengan mencemooh, mengejek atau menyalahkannya atas apa yang telah dikerjakannya. Sebaliknya, kita harus memberinya motivasi agar ia bangkit kembali dari keterpurukannya.

Ketika kita membantu seseorang di dalam masalahnya, maka kita telah memberi kontribusi positif dalam hidupnya. Dan kelak ketika ia telah berhasil mengatasi masalahnya, mungkin kitalah orang yang paling ia ingat dalam hidupnya.

Memang, tujuan utama kita memotivasi orang lain bukanlah agar kita dikenangnya kelak. Namun bagaimanapun, sangat menyenangkan rasanya mengetahui bahwa orang lain berhasil karena bantuan kita.  

Apakah selama ini kita sudah menolong mereka yang sedang dalam masalah? Ketika orang lain menderita, dalam kesusahan, dan kegagalan, apakah kita sudah turut prihatin, bahkan memberi kekuatan kepadanya?

Atau, apakah kita malah ikut menambah kesusahannya? 

Belajarlah untuk menguatkan mereka yang lemah.  

 

(Catatan: renungan ini merupakan tulisan saya yang sebelumnya sudah pernah dimuat di renungan harian BOM.com).

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artiklel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!