Seharga Darah Kristus

Seharga Darah Kristus

Bacaan: 1 Petrus 1:13-25

“Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus.”
(1 Petrus 1:18-19a)

 

Salah seorang teman saya suatu ketika mendapat hadiah jam tangan dari salah seorang temannya yang bekerja di luar negeri. Ia tidak tahu harga jam tangan tersebut dan tentu saja temannya tidak perlu memberitahunya.

Dan karena ia merasa biasa-biasa saja dengan hadiah jam tangan, ia pun jarang memakainya.

Namun suatu kali, ketika ia sedang berjalan-jalan di mall, ia melihat toko jam tangan, dan ia ingin menanyakan harga jam tangan yang dimilikinya.

Ketika pelayan toko menyebutkan harga jam tangan tersebut, betapa kagetnya dia! Pelayan toko berkata bahwa jam tangan itu – sesuai merek dan tipenya – adalah seharga tiga setengah juta rupiah!

Teman saya sama sekali tidak menyangka harga jam tangannya sampai semahal itu, sebab tampilan jam tangan tersebut tidak jauh berbeda dari jam tangan seharga ratusan ribu rupiah.

Sejak itu teman saya sangat bangga akan jam tangannya, dan hampir tidak pernah lepas dari pergelangan tangannya!

Pernahkah Anda menyadari berapa harga kita sebagai orang Kristen?

Harga kita adalah seharga darah Yesus! Berapakah harga darah Yesus? Tak ternilai. Ia jauh lebih berharga dari emas dan dari berbagai barang mewah yang ada di dunia ini.

Darah Yesus telah dicurahkan bagi kita orang percaya. Ia telah menebus cara hidup kita yang berdosa dengan darahNya yang sangat mahal.

Harga diri kita tidak semurah yang kita kira. Kita sangat berharga di mata Tuhan! Itulah sebabnya kita orang Kristen harus bangga akan diri kita.

Karena itu siapa pun diri kita, apa pun latar belakang kita di masa lalu, bagaimanapun keadaan kita saat ini, kita harus menyadari bahwa kita adalah orang yang sangat berharga di dalam Tuhan.

Dunia boleh melihat kita sebagai orang yang kurang berharga, namun Tuhan sendiri menilai kita sangat berharga, sampai-sampai darahNya dicurahkan bagi kita.

Biarlah kita senantiasa sadar akan hal ini serta selalu bersyukur kepadaNya, yang telah membuat kita menjadi orang yang berharga.

Dan hendaklah kita jangan menyia-nyiakan darah Kristus yang tercurah bagi kita, dengan selalu hidup dalam kebenaran dan kehendakNya.

 

(Catatan: renungan ini merupakan tulisan saya yang sebelumnya sudah pernah dimuat di renungan harian Spirit).

 

Jika artikel ini memberkati Anda, jangan lupa untuk membagikannya kepada rekan-rekan jejaring sosial Anda (facebook, twitter, google plus, whatsapp, dll) melalui tombol share yang tersedia pada artikel ini.

 

Anda juga dapat memberikan tanggapan, komentar, saran atau pertanyaan seputar artiklel ini pada kolom komentar yang tersedia di bawah. Tetapi semua komentar harus dimoderasi terlebih dahulu, dan hanya komentar yang memenuhi syarat yang akan dipublikasikan.

 

Silakan juga bergabung dengan Fans Page Facebook Rubrik Kristen dengan cara mengklik “Like” atau “Sukai” pada Fans Page Facebook Rubrik Kristen di situs ini, sehingga Anda selalu mendapat info artikel-artikel terbaru dari situs ini. Terima kasih. GBU.

.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!