Semoga Heru Budi Hartono bisa membawa Jakarta lebih maju

Hari ini pemberitaan sejumlah media menyebutkan bahwa Kepala Sekretariat Kepresidenan (Kasetpres) Heru Budi Hartono telah ditunjuk sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan Anies Baswedan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan purnatugas pada 16 Oktober 2022 mendatang, atau kurang dari 10 hari lagi. Sehingga Heru Budi Hartono akan dilantik sebagai Penjabat gubernur sebelum atau pada tanggal tersebut.

Heru Budi Hartono akan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta hingga bulan Februari 2024, atau sekitar 1,5 tahun ke depan.

Sebagai informasi, sesuai UU Pemilu, Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 14 Februari 2024, bersamaan dengan pemilihan presiden, anggota DPR, DPRD, dan DPD.

Dan setiap daerah (provinsi, kabupaten, kotamadya) yang masa jabatan kepala daerahnya (gubernur, bupati, walikota) telah habis, tidak melakukan pilkada hingga Februari 2024.

Untuk mengisi kekosongan pemerintahan di setiap daerah tersebut, maka pemerintah pusat akan menunjuk seorang Penjabat (Pj).

Itulah yang terjadi dengan Heru Budi Hartono, yang kabarnya telah ditunjuk oleh Presiden Jokowi menjadi Penjabat Gubernur DKI Jakarta, walau hingga kini penunjukan tersebut belum resmi diumumkan.

Penunjukan Heru Budi Hartono sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta diharapkan bisa membawa kemajuan di ibu kota.

Sebab Heru Budi Hartono bukanlah nama yang asing di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Dia sempat mengisi berbagai jabatan penting di Pemda DKI sebelum akhirnya ditunjuk menjadi Kasetpres oleh Presiden Jokowi.

Semasa pemerintahan Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono pernah menjabat Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerja Sama Luar Negeri (Kabiro KDH dan KLN) serta Wali Kota Jakarta Utara.

Sementara di era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Heru Budi Hartono ditunjuk menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD).

Heru Budi Hartono saat itu sangat dipercaya Gubernur Ahok, sehingga ia sempat dipilih oleh Ahok untuk menjadi pendampingnya dalam pilkada 2017. Meskipun akhirnya yang mendampingi Ahok adalah Djarot Saiful Hidayat.

Pun Jokowi sangat mempercayai Heru Budi Hartono, sehingga ia diangkatnya menjadi Kepala Sekretariat Kepresidenan (Kasetpres).

Dengan pengalaman Heru Budi Hartono yang kaya di pemerintahan DKI Jakarta, maka tidak diragukan lagi bahwa ia akan mampu membawa perubahan pada kota Jakarta.

Apalagi Heru Budi Hartono lama bekerja sama dengan, atau menjadi bawahan dari, dua mantan gubernur DKI Jakarta yang dikenal sebagai pejabat yang tegas dan pekerja keras, yakni Jokowi dan Ahok.

Jadi Heru berpotensi untuk memberi “sentuhan positif” pada birokrasi pemerintahan DKI Jakarta dan bagi pelayanan masyarakat.

Sekalipun masa pemerintahannya sebagai penjabat gubernur tergolong singkat, Heru Budi Hartono dapat melahirkan kembali gaya kepemimpinan Jokowi dan Ahok yang membuat Jakarta menjadi lebih maju.

Semoga.

 

Haris JO adalah seorang penulis yang tulisan-tulisannya telah banyak dimuat di berbagai media, baik media cetak maupun media online, baik media Kristen maupun media sekuler.

Tinggalkan Balasan

error: Content is protected !!